Yap… hari Sabtu 4 Februari 2012
pukul 12.30 di tengah teriknya sinar matahari, gua berangkat bareng temen gua yang bernama
Eki buat ikut hellofest.,, hellofest itu adalah event yang isinya exhibisi
product popculture, cosplay, lomba film
pendek, lomba film animasi,yang intinya
event yang megarah ke industri kreatif dan kegiatan kegiatan yang berbau
kreatif. Gua berangkat berdua doang sama eki naek kereta ekonomi dari stasiun bogor. Entah kenapa setiap gua naek kereta ekonomi,
ada sesuatu sensasi berbeda amat berbeda dari biasanya, sesuatu yang gua
rasakan, dan ingin rasanya sesuatu tersebut hilang!. Karena sesuatu yang gua
rasakan itu membuat hati gua tercobak cabik. Membuat tubuh bergidik, dan jika
saja gua tidak kuat menahannya mungkin gua sudah meneteskan air mata kesedihan.
Ya kesedihan terhadap apa yang gua rasakan di kereta ekonomi jurusan
Bogor-Tebet.
Gua yakin kalian pun pernah
merasakan apa yang gua rasakan bagi kalian yang pernah naek kereta ekonomi, dan
gua yakin bila kalian punya hati pasti ada stidaknya perasaan pilu di hati kalian
terhadap apa yang kalin lihat.. Well, dan gua bersyukur gua ditakdirkan sebagai
orang yanga jarang untuk naek kereta,, amat jarang malah, terakhir seinget
gua,gua naek kereta pada bulan puasa kemaren. Yap kenapa gua bersyukur ? karena
dengan ditakdirkan gua jarang naek
kereta, gua menjadi amat peka melihat situasi dan kondisi di dalam kereta
ekonomi.
Sebenarnya gua ga perlu
menceritakan bagaimana situasi dan kondisi di dalam kereta ekonomi bagi kalian
yang sudah merasakannya, karean jujur blog ini tidak akan cukup untuk menulis
kepiluan tersebut, bahkan jari jemari gua pun belum tentu kuat untuk menulis
dan menggambarkannya, apa lagi menggambarkannya secara detail. Jujur sekarang!!
gua bingung gua inigin menceritakan, menuliskan dan menggambarkan nya seperti
apa !!, karena sekarang justru pikiran dan hati gua membuncah,
bertengkar,kesal, pilu, sedih terhadap
apa yang gua ingin ceritakan. Mungkin pemerintah bisa membantu gua untuk
menuliskan dan menggambarkannya, atau mungkin pemerintah juga bisa menghilangkan
kepiluan yang gua rasakan., berharap…………………………….. semoga saja demikian…….
Entah kenapa di kereta ekonomi
orang berani melakukan apapun demi sesuap nasi,, yap sesuap nasi !!, tak jarang
bahkan seorang anak kecil yang harusnya bermain dengan anak anak
seusianya tertawa riang, justru malah menyapu ubin kereta dengan tangan kosongnya
yang kecil itu !!, dengan pakain yang amat kotor yang sudah lama tidak diganti,
muka kelelahan, dan tangan keriput akibat sering bergesekan dengan ubin kereta,
dari gerbong satu ke gerbong berikutnya, anak kecil tersebut mengumpulkan sekoin
demi sekoin untuk sesuap nasi, menahan rasa malu dan iba terhadap dirinya
sendiri!. Sungguh pemandangan ini amat memilukan!!. Ya, ketika gua melihat
pemandangan itu gua tertunduk malu terhadap diri gua sendiri yang sok dan
belagu ini !!., Anak kecil itu sudah bisa mencari sesuap nasi sendiri dengan
pekerjaannya, yang bila dipikir secara akal sehat itu sungguh tidak mungkin !!.
Lalu bagaimana dengan gua yang sudah lebih dewasa daripada anak kecil itu ??
yap gua masih saja meminta uang jajan dengan nikmatnya kepada orang tua gua
tanpa memirkinkan bagaimana sulitnya mencari uang, gua juga masih dengan
nikmatnya makan sepring nasi yang dibeli dari hasil jerih payah orang tua gua,
dan kadang justru nasi itu ga gua habiskan !!.
Pemandangan yang miris..
Oh men !! jujur jika gua
dilahirkan sebagai orang yang tiap harinya memeakai jasa transportasi PT KAI
ini mungkin gua bakal stres dan hati ini mungkin akan sering berteriak dan
menangis terhadap apa yang harusnya tidak pantas dilihat., dan mungkin jika gua
memang ditakdirkan dilahirkan untuk naek
kereta tiap hari, gua bakal jadi orang yang tidak peduli, cuek, dan tidak punya
rasa empati, karena situasi dan kondisi tersebut gua rasakan setiap hari dan akhirnya
menjadi hal yang biasa, dan gua ga pengen kaya gitu…
Itu hanyalah bagian kecil dari sekian banyak yang ingin gua ceritakan dan apa yang gua rasakan., berbeda sekali atau berbanding terbalik dengan suasana dan kondisi ketika gua berada di Hellofest, orang sibuk berbelanja barang yang mereka senangi, dan tidak jarang gua melihat justru mereka bingung uangnya itu mau dibelikan barang apa ??...
Itu hanyalah bagian kecil dari sekian banyak yang ingin gua ceritakan dan apa yang gua rasakan., berbeda sekali atau berbanding terbalik dengan suasana dan kondisi ketika gua berada di Hellofest, orang sibuk berbelanja barang yang mereka senangi, dan tidak jarang gua melihat justru mereka bingung uangnya itu mau dibelikan barang apa ??...
Hiruk Pikuk HelloFest8
Apa yang gua rasakan di kereta ekonomi tadilah
akhirnya gua memutuskan untuk tidak membeli apa-apa di Hellofest, tidak lah
lain dan tidaklah bukan karena hati yang keras ini tersentuh dengan anak kecil
yang mencari sesuap nasi demi hidupnya sendiri……..
Bogor, 5 Februari 2012
Sumber foto : Google dan kompasiana.com
kalo mau komen di chatbox yah.. yang di kotak ketiga deket kotak yang gambar hantu :).. klik aja kotaknya..thx








